Thursday, April 30, 2020

Land of Careful Shadows

Jimmy Vega Mystery #1
LAND OF CAREFUL SHADOWS
karya Suzanne Chazin

Mayat seorang wanita ditemukan di sebuah waduk penampungan air, 50 mil di sebelah utara kota New York. Korban masih berusia muda dan keturunan Hispanik. Dalam tasnya polisi menemukan foto bayi perempuan yang mereka yakini sebagai anak dari si korban. Tapi, di mana bayi itu sekarang? Apakah bayi itu masih hidup? Lalu, apa artinya tulisan pada secarik kertas yang juga ditemukan dalam tas mayat perempuan itu yang menyebutkan "Pulanglah ke negara asalmu, tempatmu bukan di sini."

Detektif Jimmy Vega kemudian didatangkan ke TKP untuk membantu polisi setempat yang dikepalai oleh Detektif Lou Greco. Bahkan sebelum dia turun dari mobil, ia sudah ditodong oleh salah satu polisi muda yang sedang berada di sana hanya karena warna kulitnya berbeda.

Jimmy Vega adalah seorang warga keturunan Latin. Di masa kecilnya ia pernah tinggal di daerah tempat korban ditemukan, sebuah kota kecil fiktif bernama Holly Lake. Oleh karena itulah ia tahu bahwa penyelidikan yang ia lakukan akan sulit. Di kota kecil itu banyak imigran yang tidak memiliki dokumen-dokumen resmi dan seragam serta lencana yang ia gunakan, walaupun ia juga warga keturunan, justru akan membuat saksi-saksi enggan berbicara dengannya.

Sementara ia harus segera menemukan keberadaan si bayi yang ada dalam foto itu dan berupaya menangkap pembunuh wanita yang ditemukan di waduk itu, ia juga menghadapi persoalan rumah tangganya sendiri. Anak perempuannya, yang tinggal bersama mantan istrinya, juga tengah menghadapi krisis. Tekanan juga datang dari pengacara kaum imigran itu. Bisakah Jimmy Vega kemudian memecahkan kasus itu?

Novel ini merupakan novel pertama dalam rangkaian seri novel tentang Detektif Jimmy Vega. Sampai bulan April 2020 ini, Suzanne Chazin telah merampungkan lima novel dengan tokoh utama detektif berdarah keturunan ini. 

Barangkali kisah dalam novel ini tidak terlalu menegangkan atau penuh intrik seperti cerita detektif kriminal pada umumnya, namun novel ini unik karena mengungkapkan banyak hal mengenai persoalan nasib imigran gelap di Amerika. Kesulitan dalam pemecahan kasus terutama disebabkan oleh prasangka. Tidak ada imigran yang mau bicara dengan polisi, meskipun warna kulit polisi itu sama dengan mereka. 

Soal warga "keturunan" dan "pendatang" memang selalu jadi persoalan pelik di negara yang dulu adidaya itu. Persoalan yang lucu dan ironis sebenarnya, mengingat mereka yang sekarang mengaku-aku sebagai "penduduk asli" sebenarnya juga keturunan dari leluhur yang pendatang. Dengan demikian, persoalan "warga pendatang" ini hanya menunjukkan bahwa prasangka ras bisa dilembagakan dan pembedaan perlakuan bisa disahkan secara sosial dan hukum. 

Data Buku:
Bahasa: Inggris
Tahun terbit: November 2014
Jumlah halaman: 352 halaman (edisi hardcover)
Rating goodread: 3,78 dari 5 (per 30 April 2020)

Status buku: tersedia dalam bentuk pdf berbahasa Inggris, klik di sini untuk mengunduh.

No comments:

Post a Comment